Rabu, 29 November 2017

Tanaman Hias di Rumah

Hijau Indah

Tanaman Hias
Tanaman Hias
Taman yang hijau di pekarangan selain dapat mempercantik rumah, juga dapat menghilangkan stres. Segala kepenatan hilang tak hanya ketika memandanginya, tapi juga ketika merawatnya.

Memelihara tanaman dipercaya dapat mendatangkan banyak manfaat. Selain mendapatkan kebun yang indah dan udara yang segar, menanam tanaman jenis tertentu juga dapat menghasilkan keuntungan yang dapat menambah pendapatan. Tanaman pangan dapat juga ditanam untuk kemudian diolah menjadi penyedap masakan dan bahkan sebagai menu masakan.
Tanaman Hias Rumah
Tanaman Hias Rumah
Menanam sedikit tanaman di pekarangan rumah dapat menjadikan rumah terlihat cantik, serta sekaligus mendukung program penghijauan dan menyumbang CO2 kepada dunia. Bagi beberapa orang memelihara tanaman lebih dari sekedar hobi, malah menjadikannya sebagai mata pencaharian mereka. Pada dasarnya memelihara tanaman tidaklah rumit, asalkan tahu beberapa tips penting yang dapat menyiasati beberapa hal yang dapat mengganggu tanaman seperti penyakit, cara perawatan yang benar dan sebagainya. Situs ini menyediakan berbagai informasi terkait tentang tanaman.

Tanaman Hias di Rumah
Tanaman Hias di Rumah
Berbagai artikel mengenai jenis tanaman, cara perkembangbiakan, media, cara perawatan dan lain sebagainya dapat menjadi panduan untuk merawat tanaman. Bagi pecinta tanaman, situs ini dapat menjadi media untuk menambah pengetahuan dan saling berbagi informasi mengenai tanaman favorit atau tren tanaman terbaru. Sedangkan bagi yang baru tertarik tentang tanaman, situs ini dapat menjadi bahan menarik untuk lebih mengenal dunia tanaman. Semoga bermanfaat!
Continue reading

Senin, 27 November 2017

Budidaya Aglaonema

Budidaya Aglaonema
Budidaya Aglaonema
Publik mengenal aglaonema sebagai tanaman eksklusif berdaun indah sepanjang masa. Setiap saat, para pemulia mengeluarkan hibrida baru. Saat itulah, para kolektor memburu hasil persilangan para pemulia ini. Aglaonema hasil persilangan ini diikutkan oleh para kolektor dalam suatu kontes. Tanaman aglaonema yang mendapatkan juara harganya sangat tinggi. Kolektor-kolektor yang lain rela mengeluarkan uang berapapun untuk mendapatkannya.

Daun-daun aglaonema berwarna hijau, merah, putih dan kuning. Motif dan coraknya beraneka macam. Hasil persilangan ditentukan oleh indukan yang dipakai. Tren warna yang sering diminati para kolektor adalah aglaonema berwarna merah. Tren warna-warna lain mengalami pasang surut.

Cara Budidaya Aglaonema
Cara Budidaya Aglaonema
Untuk mendapatkan persilangan yang bagus, para pemulia aglaonema indonesia memburu tanaman ini hingga ke pedalaman hutan. Tujuan mereka untuk memperoleh jenis bergalur murni. Galur murni memiliki genotip yang masih asli. Untuk keperluan persilangan, hal ini memudahkan para pemulia dalam penelusuran genetiknya. Tidak heran aglaonema indonesia sering merebut juara dalam kontes dunia.

Dalam budidaya aglaonema, perbanyakannya menggunakan biji. Sayangnya, para penggemar tanaman ini mendapatkan biji dalam waktu yang lama. Perbanyakan yang singkat, para penggemar memisah anakan yang muncul. Pemupukan yang tepat memakai jenis pupuk daun. Aglaonema menghendaki media tanam campuran tanah, pasir, kompos dan bahan organik yang matang. Tanaman hias ini memerlukan tempat yang ternaungi. Hama tanaman yang menyerang aglaonema biasanya bekicot. Cendawan sering menyerang daun dan akarnya. Penyebab utama adalah kelembaban yang tinggi, aerasi di dalam media sangat buruk.

Bunga Aglaonema
Bunga Aglaonema
Perawatan aglaonema terutama pada daunnya membutuhkan ketrampilan. Tanaman berdaun indah ini peka merespon perubahan fisik lingkungan dan asupan nutrisi. Perubahannya mengganggu proses metabolisme di dalam jaringan tanaman. Akibatnya daun aglaonema berubah pucat dan kusam. Perawatan tanaman cantik ini membutuhkan kecermatan dan ketepatan yang tinggi. Tidak heran satu helai daun dihargai oleh kolektor jutaan rupiah.
Continue reading

Budidaya Bunga Teratai

Budidaya Bunga Teratai
Budidaya Bunga Teratai
Bunga teratai digunakan oleh pembuat taman sebagai pengisi elemen taman kolam. Bunga ini dapat menghilangkan kekakuan bentuk kolam dan menambah keindahan kolam. Warna bunga teratai beraneka macam antara lain teratai putih, merah, ungu, biru, pink. Teratai putih termasuk teratai dengan warna klasik. Teratai putih liar banyak dijumpai oleh kita di lahan-lahan basah. Bunga teratai putih memiliki variasi ukuran diameter dari yang kecil sampai besar.
Hasil persilangan bunga teratai dapat menghasilkan kombinasi warna yang beraneka ragam. Sosok tanaman beserta daun dari hasil persilangan yang diperkenalkan oleh pemulia tanaman juga bervariasi. Sesuai dengan selera penggemar tanaman air ini, nurseri-nurseri menyediakan tanaman teratai hasil persilangan.

Warna Bunga Teratai
Warna Bunga Teratai
Budidaya teratai terbilang sangat mudah. Perbanyakan tanaman, perawatan tanaman hingga pemberantasan hama penyakit dapat dilakukan oleh semua orang. Tujuan budidaya teratai dibedakan oleh pembudidaya jadi dua. Tujuan pertama, Budidaya teratai untuk mendapatkan tanaman teratai hias. Tujuan kedua, budidaya teratai untuk mendapatkan buah dan sayuran. Tetapi kedua tujuan tersebut memiliki teknis budidaya yang sama.

Perbanyakan tanaman teratai dapat dilakukan dengan dua cara. Cara pertama, perbanyakan menggunakan biji (generatif). Buah teratai putih berbentuk kerucut terbalik. Buahnya dapat mengapung di air. Biji teratai mudah berkecambah di media lumpur. Cara kedua, perbanyakan menggunakan jaringan vegetatif. Perbanyakan vegetatif sering dipakai oleh pecinta tanaman hias. Pecinta tanaman hias hanya memisah anakan yang muncul.

Bunga Teratai
Bunga Teratai
Tanaman air ini tidak memerlukan pemupukan. Nutrisi dan hara sudah tersedia banyak dalam media air. Hewan-hewan air menyumbang nutrisi dan hara dalam jumlah yang cukup. Perawatan lain yang perlu dilakukan oleh pecinta tanaman air ini yaitu merapikan sulur daun teratai yang acak-acakan. Tanaman air ini membutuhkan sinar matahari penuh.

Tanaman teratai atau padma jarang terserang hama dan penyakit. Lapisan lilin yang menyelimuti sulur dan daun adalah sistem pertahanan yang kuat.

Bagi orang yang sibuk tapi ingin memelihara tanaman air ini merupakan pilihan yang tepat. Pemeliharaan tanaman teratai tidak membutuhkan banyak waktu dan teknis yang rumit. Tambahan pula, seluruh jaringan tanaman air ini mengandung senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan.
Continue reading

Tips Cara Merawat Sansevieria

Tips Cara Merawat Sansevieria
Tips Cara Merawat Sansevieria
Budidaya sanseviera mencakup pengenalan sifat tumbuhnya, cara penanaman, pemilihan bibit tanaman yang baik, perbanyakan, media tanam yang cocok, perawatan sanseviera serta pencegahan dan penanggulangan hama penyakit.

Sanseviera membutuhkan cahaya matahari yang cukup. Sanseviera yang kekurangan cahaya matahari terlihat warna daun pucat dan kusam, bila dipegang dengan tangan terasa lunak. Bila tanaman diletakkan di dalam ruangan, secara periodik tiap satu minggu dikeluarkan untuk mendapatkan sinar matahari yang cukup. Lemasnya daun ini di akibatkan proses fotosintesis yang tidak optimal.

Cara Merawat Sansevieria
Cara Merawat Sansevieria
Media tanam yang baik menggunakan campuran tanah, pasir dan kompos. Penggemar lidah mertua sebaiknya menghindari bahan organik yang mentah. Bahan ini mengundang mikroba dan organisme pengurai. Yang pada akhirnya organisme ini mendatangkan hama penyakit. Contoh bahan organik mentah yaitu merang, sabut kelapa dan daun pinus.

Perawatan sanseviera yang di senangi oleh hobiis yaitu perbanyakan. Lidah mertua dapat di perbanyak dengan biji. Perbanyakan dengan cara memotong stolon yang ada di dalam tanah paling sering dilakukan para hobiis. Perbanyakan yang lain menggunakan bagian daunnya. Daun dipotong dengan pisau menjadi beberapa bagian. Pada bagian pangkal kemudian diberi zat perangsang tumbuh akar. Setelah itu, daun tersebut ditanam ke dalam media tanah. Sekitar tiga sampai empat minggu akan tumbuh tunas di bagian pangkalnya.

Bunga Sansevieria
Bunga Sansevieria
Perawatan sanseviera yang tak kalah pentingnya dari yang lain mencegah tanaman ini terserang hama dan penyakit. Hama yang sering menyerang sanseviera yaitu keong darat dan belalang. Keong darat dapat dimusnahkan dengan cara memungutinya satu persatu. Lakukan pemungutan di waktu pagi hari. Belalang dimusnahkan dengan penyemprotan insektisida. Penyakit yang sering menyerang lidah mertua yaitu busuk akar. Akar busuk di sebabkan oleh cendawan. Penyebab utamanya kelembaban yang tinggi. Hobiis mengatasi penyakit ini dengan membongkar tanaman dan mengganti media tanam. Sebelum lidah mertua ditanam kembali dicelupkan ke dalam larutan fungisida.

Tanaman hias yang sehat tidak akan terserang hama dan penyakit. Oleh karena itu perawatan sanseviera secara rutin mutlak dilakukan para penggemar sanseviera ini.
Continue reading

Sabtu, 25 November 2017

Jenis Penyakit Tanaman

Penyakit Tanaman
Penyakit Tanaman
Banyak sekali penyakit yang dapat mengenai tanaman. Ilmu yang mempelajari penyakit tanaman disebut fitopatologi yang mempelajari tentang proses perkembangan penyakit-penyakit pada tanaman, serta cara menanggulangi penyakit tanaman tersebut.

Penyakit yang sering menjangkiti tanaman adalah jamur yang berkembang biak melalui pengeluaran spora yang tersebar melalui media udara, air serta tanah. Jamur ini biasanya berwarna putih dan dapat ditanggulangi dengan fungisida. Penyakit yang timbul juga dapat berasal dari protozoa serta bakteri. Penyebaran protozoa adalah sebagai zoospore yang tahan hidup dalam waktu yang lama di dalam tanah selama bertahun-tahun.

Jenis Penyakit Tanaman
Jenis Penyakit Tanaman
Sedangkan bakteri sebenarnya hidup dalam tanaman yang tidak begitu berbahaya dan hanya sebagian kecil dari mereka yang mengakibatkan penyakit terutama di daerah subtropis dan tropis. Selain itu penyakit pada tanaman juga dapat disebabkan oleh virus yang tersebar melalui perantara seperti serangga.

Gangguan penyakit oleh virus dan protozoa dapat dihilangkan dengan penggunaan pestisida. Penyakit pada tumbuhan sering juga diakibatkan oleh datangnya hewan pengganggu seperti wereng, belalang, dan berbagai jenis serangga lainnya. Gangguan ini dapat dihilangkan dengan penggunaan insektisida.
hama dan penyakit tanaman
hama dan penyakit tanaman
Continue reading

Perkembangbiakan Tanaman

Perkembangbiakan Tanaman
Perkembangbiakan Tanaman
Seperti layaknya mahluk hidup lainnya, tanaman juga dapat berkembang biak. Perkembangbiakan tanaman secara garis besar dapat dibagi menjadi 2 yaitu perkembangbiakan secara alami dan juga buatan.
Perkembangbiakan alami adalah perkembangbiakan tanaman oleh tanaman itu sendiri secara alami atau dibantu oleh alam. Sedangkan perkembangbiakan secara buatan adalah perkembangbiakan tanaman yang mendapat campur tangan manusia.


Tanaman berkembangbiak secara alami melalui berbagai macam cara. Tanaman berkembangbiak secara alami dengan 2 cara yaitu generatif dan vegetatif. Generatif adalah bahwa tanaman tersebut berkembang biak secar kawin, yaitu bertemunya sel jantan yang terdapat pada benang sari dan sel betina yang terdapat pada putik. Bertemunya 2 sel ini nantinya akan menghasilkan buah yang berbiji 2 yaitu dikotil. Tanaman yang dikembangbiakkan melalui cara ini biasanya memiliki sifat genetis yang berbeda dari tanaman induk dan biasanya mengalami kemunduran.

Perkembangbiakan secara vegetative dapat terbentuk dari sel jaringan nucellus, serta terbentuknya tanaman dari bagian bagian khusus yaitu umbi, rhizome, runner dan anakan. Perkembangbiakan dengan terbentuknya umbi juga terbagi menjadi beberapa cara yaitu umbi lapis seperti terbentuknya bawang dan bunga tulip, umbi sisik seperti terbentuknya bunga gladiol, umbi batang seperti terbentuknya kentang dan umbi akar seperti terbentuknya ubi jalar.

Perkembangbiakan secara vegetative alami dengan rizhoma terlihat pada terbentuknya jahe, sedangkan akar rimpang atau runner atau batang menjalar pada permukaan tanah adalah seperti terbentuknya strawberry. Untuk perkembangbiakan dengan anakan contohnya nanas, pisang, salak, dan lidah buaya. Anakan yang telah tumbuh harus segera dipisah dari induknya dengan hati-hati supaya tidak merusak tanaman induk dan akar anakan tersebut.

Perkembangbiakan dengan campur tangan manusia adalah rundukan, cangkok, stek, okulasi, sambung pucuk, penyusuan dan kultur jaringan. Perkembangbiakan dengan rundukan adalah cara perkembangbiakan dengan cara membengkokkan cabang dan dibenamkan ke dalam tanah dengan melukai bagian cabang yang akan dibenamkan untuk mempercepeat tumbuhnya akar. Perkembangbiakan seperti ini adalah perkembangbiakan dari tanaman melati, jambu monyet dan ketimun.

Perkembangbiakan buatan yang banyak dikenal oleh masyarakat lainnya adalah cangkok. Tanaman berkayu hampir semuanya dapat dicangkok dan pengerjaan cangkok sebenarnya sangat mudah, hanya saja perlu memperhatikan beberapa hal saja yaitu waktu mencangkok, pemilihan batang dan pemeliharaan cangkokan. Pilihlah batang yang tidak terlalu tua, kuat, subur dan tidak mengandung penyakit. Lebih bagus lagi bila banyak buahnya. Cangkok baik dilakukan pada saat musim penghujan. Selain cangkok, stek jugatermasuk perkembangbiakan buatan yang mudah untuk dilakukan.
Pembiakan Tanaman
Pembiakan Tanaman
Anda dapat memisahkan atau memotong beberapa bagian tanaman untuk menghasilkan bibit tanaman yang banyak dalam waktu singkat. Beberapa macam stek adalah stek akar untuk mengembangkan jambu biji, cemara, sukun, stek batang untuk kentang, ubi jalar, stek cabang untuk mangga, rambutan, jeruk, kopi, dan teh serta stek daun untuk begonia, sanseviera dan cocor bebek. Untuk anda yang menginginkan hasil perkembangbiakan yang hasilnya bagus dapat memilih okulasi untuk mengembangbiakkan tumbuhan.

Okulasi dapat dilakukan dengan menempelkan mata tunas diambil dari tanaman induk yang unggul dan ditempel ke tumbuhan yang berakar kuat. Sayangnya okulasi membutuhkan waktu lama untuk berhasil, kira-kira 12-24 bulan. Pilihan lainnya adalah sambung pucuk yaitu cara yang menempelkan batang induk untuk disambung dengan batang bawah yang ditanam dari biji. Untuk tanaman buah atau tanaman yang sulit dikembangbiakkan dengan cara lain, penyusuan merupakan cara yang paling cocok. Penyusuan dilakukan dengan cara menyambung 2 buah batang yang sama besar yang telah disayat miring dan diikat sampai kira-kira 3 minggu setelah itu ikatannya bisa dilepas.

Sampai saat ini perkembangbiakan tanaman berkembang seiring dengan berkembangnya teknologi. Para peneliti di seluruh dunia menaruh perhatian khusus terhadap penelitian perkembangbiakan tanaman untuk menghasilkan tanaman baru supaya mendapatkan hasil tanaman yang terbaik. Penelitian di bidang pangan berupaya untuk menghasilkan tanaman pangan dengan kualitas nomor satu untuk mendapatkan bibit unggul.

Perkembangbiakan Tumbuhan
Perkembangbiakan Tumbuhan
Bibit tanaman yang terbaik dapat menjadi komoditas ekspor yang berujung dengan bertambahnya kas negara dari devisa yang dihasilkan. Kultur jaringan merupakan hasil dari perkembangan teknologi pertanian yang dapat menghasilkan bibit unggul serta varietas baru. Kultur jaringan juga dapat dilakukan untuk pelestarian jenis tanaman tertentu yang mulai langka. Kultur jaringan memerlukan pendidikan khusus yang dilatarbelakangi dengan pendidikan kimia dan biologi. Untuk melakukan kultur jaringan diperlukan media dengan berbagai bahan campuran seperti garam mineral, asam amino, gula vitamin dan hormone tumbuhan yang dilakukan dalam keadaan suci hama.

Pertumbuhan tanaman dipengaruhi oleh faktor genetis dan faktor lingkungan. Faktor genetis merupakan faktor yang terdapat dalam tanaman seperti benis, varietas, hormone serta lainnya. Sedangkan faktor lingkungan adalah faktor seperti keadaan tanah, iklim, cuaca, suhu, air dan udara. Seperti mahluk hidup lainnya, tanaman juga dapat beradaptasi dengan lingkungan serta perubahan-perubahan yang terjadi baik perubahan fisiologis, atau morfologis.

Tanaman sebenarnya memiliki kemampuan untuk bertahan terhadap perubahan iklim, hama penyakit, absorbsi tanah serta pembatasan respirasi yang ditunjukkan dengan perubahan struktur tubuh tanaman tersebut. Adaptasi tanaman dapat berlangsung dengan baik bila tanaman dipindahkan dari tempat lain ke tempat yang kondisinya hampir serupa. Walaupun telah ada rekayasa pengetahuan dan teknologi namun supaya proses pertumbuhan tanaman dapat berlangsung dengan baik maka hendaknya jangan memindahkan tanaman ke tempat yang kondisinya benar-benar berbeda.
Continue reading